Retno Marsudi menambahkan bahwa kekerasan yang terjadi di Timur Tengah harus segera dihentikan, dan komunitas internasional, terutama Dewan Keamanan PBB, perlu mengambil langkah tegas untuk mengurangi ketegangan.
“Penindasan rakyat Palestina adalah akar permasalahan konflik, dan perdamaian di Timur Tengah tidak akan pernah dicapai tanpa keadilan untuk Palestina,” kata Retno dalam pernyataannya.
Pemerintah Indonesia juga telah meningkatkan status kewaspadaan di Lebanon menjadi Siaga 1 sejak Agustus 2024. Status ini sebelumnya hanya berlaku untuk wilayah Lebanon Selatan sejak Oktober 2023, namun kini mencakup seluruh wilayah negara tersebut.
Kementerian Luar Negeri Indonesia juga melarang sementara waktu perjalanan ke negara-negara yang tengah berkonflik, termasuk Lebanon, Iran, Israel, dan Palestina.
WNI yang berada di kawasan konflik diimbau untuk selalu waspada dan menjauhi area rawan serta membatasi perjalanan yang tidak mendesak. (C)
