Jokowi melihat masih ada anggota kabinet yang tidak khawatir sehingga bekerja biasa-biasa saja. Tidak ada tindakan luar biasa untuk mengantisipasi krisis.
Baca juga: Dirut PLN Ungkap Utang Perusahaan Capai Rp 500 Triliun
"Jangan biasa-biasa saja. Jangan linear. Jangan menganggap ini normal. Bahaya sekali," kata Jokowi.
"Saya melihat masih banyak kita yang menganggap ini normal. Saya lihat masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ. Ini apa enggak punya perasaan," tambahnya.
Dia mengaku tidak keberatan untuk kembali mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) mau pun Perpres agar upaya-upaya penanggulangan krisis akibat pandemi Corona bisa optimal.
