Fenomena amat tingginya kenaikan suara Golkar dikatakan tadi melewati hasil dari banyak survei elektabilitas yang menempatkannya berada diurutan ketiga kembali. Ini menjadi pembicaraan publik, tentang peran Jokowi.
Memang harus diakui Golkar dalam kampanye di media seperti televisi menggunakan Jokowi sebagai unsur untuk menarik para pemilih loyal Jokowi memilih Partai Golkar.
Efek ekor jas Jokowi harus diakui memang ada. Namun, jangan lupakan pula, bahwa partai Golkar adalah partai lama, partai besar, dan pernah menjadi partainya penguasa di era Orde Baru, sehingga massa pemilih Golkar juga loyal dan kuat.
Hal yang utama jangan lupakan pula berbagai strategi politik Partai Golkar yang disinyalir mendongkrak perolehan suaranya, pertama, strategi Golkar yang tetap lebih mengajukan banyak calon anggota legislatif (caleg) petahana adalah fakta yang tak bisa dimungkiri.
