Di tahun 2019, ia pulang kampung di Kota Kendari dan melihat belum ada yang menjual jajanan tersebut di Kendari, melihat peluang ini, Sabarudin akhirnya mencoba untuk menjual martabak mini dan bisnisnya masih digeluti hingga sekarang.
Martabak mini gunakan beragam toping menarik seperti meses, keju, kacang, goriorio, tiramisu, pasta coklat, green tea, red velvet. Rasa yang lezat dan tampilannya yang mini sangat menarik hingga mampu menggugah selera.
Sabarudin biasa menjual martabak mini ini keliling di sekolah yang ada di wilayah Kota Kendari. Ia mengaku setiap hari selalu habis dibeli oleh masyarakat dan anak sekolah, ia menghasilkan omset Rp 1 juta bahkan lebih dalam per hari.
Baca Juga: DPRD Ungkap Anggaran Pembangunan Jalan Konawe Selatan Capai Rp 10 Miliar di 2023
Salah seorang pembelinya, Ani mengatakan, martabak mini tersebut memiliki rasa enak, rasanya pas dilidah serta banyak varian topingnya.
