KENDARI, TELISIK.ID - Dengan wajah lusuh, ibu muda ini menata dagangannya. Pisang yang dijualnya masih banyak. Seperti biasa, dia harus menjual hingga malam.

Terlihat seorang anaknya yang masih kecil terbaring di sisi kirinya, hanya ditutupi selembar sarung. Sedangkan di sisi kanannya, anaknya yang lain, seorang anak perempuan, tegah tertidur pulas di dalam sebuah baskom kecil.

Lia (32) warga Lorong Pariama, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, hingga pukul 22.15 malam, masih terlihat menjajakan dagangannnya di pinggiran poros Jalan Ir. H. Alala.

Dengan hanya beralaskan selembar tikar, ia berjualan pisang, dan ini ia lakukan setiap hari guna membiayai delapan orang anaknya. Lima dari delapan orang anaknya adalah anak tiri. Sedangkan tiga orang lagi adalah anak kandungnya. Suami hanyalah seorang buruh bangunan.

Baca Juga: Meski Hidup Memulung, Ibu Ini Tak Ingin Anaknya Kelak Jadi Pemulung