KENDARI, TELISIK.ID - Setiap hari ia menyusuri jalan mengelilingi kampus baru UHO Kendari sambil memikul kotak roti dagangannya. Tak perduli panas atau hujan, ia tetap berjualan demi nafkah keluarganya.
Jahim tetap semangat meski usianya tak lagi muda. Lelaki 72 tahun itu tak punya pilihan lain. Meski lelah, ia terus berjualan roti keliling di tengah kerasnya kehidupan. Ia berasal dari Jawa. Sejak tahun 2016 merantau di Kota Kendari setelah diajak temannya.
Setiap hari, ia memikul kotak roti dengan harapan roti dagangannya habis terjual agar bisa mendapatkan keuntungan dari hasil jualannya.
"Alhamdulillah setiap kali jualan roti yang saya bawa selalunya habis dan saya memperoleh keuntungan Rp 150 ribu setiap kali jualan," ucapnya.
Baca Juga: Kisah Nuri, Seorang Ibu yang Selalu Bawa Anak saat Memulung
