KENDARI, TELISIK.ID - Setelah melakukan pemeriksaan berkas, Panitia Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Sultra mengumumkan hanya ada dua calon yang akan memperebutkan posisi ketua.

Dua calon dari empat nama yang mengembalikan berkas pendaftaran itu, yakni Anton Timbang dan La Mandi yang kini masih menjabat sebagai Ketua Kadin Sultra.

Namun, lolosnya La Mandi dinilai ada kejanggalan, pasalnya, ia diduga belum menyerahkan biaya administrasi senilai Rp 500 juta sebagai sumbangan untuk kesuksesan Musprov. Hanya saja, La Mandi sudah ditetapkan lolos verifikasi berkas.

"Sementara La Mandi belum memenuhi semua persyaratan itu, dia belum menyerahkan biaya administrasi tapi sudah ditetapkan lolos verifikasi oleh panitia, makanya kami meminta kepada Steering Commitee (SC) untuk menggugurkan pencalonan La Mandi," ujar Juru Bicara (Jubir) Anton Timbang, Sapril Munandar, Selasa (5/1/2021).

Sapril juga mengingatkan agar panitia Musprov untuk tidak bermain-main dengan aturan, karena dalam aturan yang dikeluarkan oleh panitia menyebutkan penyerahan berkas pencalonan dilakukan selambat-lambatnya tujuh hari kalender sebelum penyelenggaraan Musprov.