Dalam rapat kerja bersama Komite I DPD, Zudan juga menjelaskan bahwa proses seleksi CASN 2026 perlu segera dipersiapkan. Menurut dia, kebutuhan aparatur baru harus diantisipasi sejak dini karena proses pengangkatan memerlukan tahapan seleksi, masa calon pegawai, orientasi, hingga penempatan.
Selain itu, pemerintah juga menghadapi berkurangnya jumlah ASN akibat sanksi disiplin. Pada 2025 tercatat sebanyak 75 ASN diberhentikan, terdiri atas 64 PNS dan 11 PPPK. Sementara hingga pertengahan 2026, sebanyak 53 ASN telah diberhentikan, terdiri atas 49 PNS dan empat PPPK.
"Jadi untuk kebutuhan tahun depan itu tes nya harus sekarang, karena ada masa calon pegawai, ada orientasi, ada persiapan," kata Zudan.
Baca Juga: BKN Bongkar Alasan CPNS 2026 Molor, Ternyata Pemerintah Masih Fokus ke Program Ini
Ia menambahkan sejumlah jabatan strategis masih membutuhkan formasi PNS, terutama jabatan fungsional yang memerlukan pengabdian dalam jangka panjang, seperti guru dan dosen.
