Nantinya para tokoh agama di Bombana bakal melakukan konseling dan pemeriksaan kesehatan para calon pengantin mulai dari 3 bulan pra-nikah.

Hal ini diyakini sebagai salah satu cara pencegahan, sebab penyakit yang menyerang pada laju pertumbuhan anak didiagnosis salah satu penyebabnya dari kurangnya materi terhadap para calon ibu tentang pola asuh yang baik.

Baca Juga: Kader PKK Bombana Meriahkan Parade Nusantara di Jambore PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara

WHO menilai salah satu penyebab tingginya stunting di Indonesia disebabkan karena pernikahan di usia dini atau pernikahan di bawah umur 19 tahun.

Jenderal ASN Bombana Man Arfa dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesepakatan kerja sama ini adalah tindakan untuk memberikan pemahaman kepada setiap calon pengantin tentang keagamaan yang dilakukan oleh KUA, penyuluh agama dan aliran kepercayaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan di Puskesmas, Balai Penyuluhan KB di wilayah masing-masing.