KENDARI, TELISIK.ID – Syahrul, seorang juru parkir berusia 36 tahun, telah mengabdikan dirinya di kawasan restoran siap saji KFC di Jalan Edi Sabara, Kendari, Sulawesi Tenggara, selama lebih dari delapan bulan.
Saban hari menghadapi berbagai tantangan, mulai dari teriknya matahari hingga hujan deras yang mengguyur, Syahrul tetap menjalani pekerjaannya dengan penuh keikhlasan, meskipun penghasilannya tidak menentu.
Sebelum menjadi juru parkir, Syahrul bekerja sebagai pengemudi Grab. Namun, ia memutuskan untuk beralih profesi setelah adiknya menggunakan sepeda motor miliknya untuk keperluan sekolah.
“Sebelumnya saya bekerja sebagai pengemudi Grab, tetapi karena adik saya yang memakai motor, saya memutuskan jadi tukang parkir,” tutur Syahrul, dengan rendah hati, saat ditemui di area tempat dia menjual jasanya sebagai juru parkir.
Syahrul, yang masih lajang, tidak hanya fokus pada pekerjaan sehari-hari. Ia memiliki impian besar untuk masa depannya, yaitu mengumpulkan uang untuk biaya pernikahan dan berharap bisa membuka usaha kecil.
