Bagi Syahrul, menjadi juru parkir bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang memberikan pelayanan terbaik kepada orang lain. “Yang penting saya bisa membantu orang, walaupun kadang bayarannya tidak seberapa,” tambahnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan masyarakat, Syahrul tetap menunjukkan sikap pantang menyerah dan penuh harapan. Ia ingin terus mengumpulkan uang untuk masa depan yang lebih baik, meskipun jalan yang dilaluinya tidak selalu mudah.

Salah seorang pengunjung KFC, Niar, mengaku sering mengalami hal serupa. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak selalu membawa uang tunai saat datang ke KFC.

“Saya lebih sering menggunakan QRIS atau kartu debit. Kadang saya memang tidak membayar parkir karena saya tidak membawa uang cash,” ungkap Niar. (B)

Penulis: Erni Yanti