JAKARTA, TELISIK.ID - Namanya dikenal orang banyak bukan karena telah diangkat oleh Ulama besar Buya Hamka menjadi anak ideologisnya. Namun karena perjalanan hidup yang dipilih menjadikan Jusuf Hamka banyak memberikan kemanfaatan kepada masyarakat luas.
Nama lahirnya adalah Alun Josef. Namun, diubah menjadi Jusuf Hamka sejak ia memutuskan menjadi mualaf dan bertemu dengan Buya Hamka di Al-Azhar saat ingin mengucapkan dua kalimat syahadat.
Selang beberapa bulan belajar dengan Buya karena melihat ketulusan Jusuf, ia pun diangkat menjadi anak ideologis dan diberi kata ‘Hamka’ di belakang namanya.
Meski banyak belajar kepada Buya, tetapi ia tidak memutuskan untuk menjadi sosok yang sama dengan Sang Guru, melainkan Jusuf ingin menyebarkan agama Islam dengan caranya sendiri, yakni menjadi seorang pengusaha.
Melansir kumparan.com, Sewaktu mahasiswa, Jusuf pernah mengenyam pendidikan di sejumlah perguruan tinggi, di antaranya FISIP Universitas Jayabaya pada 1980, Bisnis Administrasi Columbia College, Vancouver, Kanada pada 1977, Kedokteran Universitas Trisakti 1974, bahkan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus pernah ia jalani, namun semua itu tidak dituntaskan sampai mendapat gelar.
