Baca juga: Natalius Pigai, Mercusuar dari Bumi Cendrawasih

Perjalanan Jadi Mualaf

Pria kelahiran Samarinda, Desember 1957 ini merupakan seorang mualaf Tionghoa yang besar di Jakarta. Ia menghabiskan masa kecilnya di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat sebagai pedagang asongan untuk menambah uang jajan kala itu. Segala jenis makanan mulai dari es mambo hingga kacang-kacangan yang dibungkus dengan plastik pernah ia jual di sekitar masjid Istiqlal.

Semasa kecil dagangan Jusuf Hamka selalu habis karena pembelinya terkesima dengan penampilan Jusuf yang bersih dan lucu, maklum kala itu hanya ia seorang yang mempunyai perawakan Tionghoa di antara temannya.

Namun, Jusuf tak segan membagikan hasil penjualannya itu untuk mentraktir teman yang dagangannya tidak laku.