Krisis kelaparan di Somalia disebabkan kemarau panjang yang membuat gagal panen. Situasi menjadi semakin sulit akibat krisis pasokan air bersih.
"Orang-orang Somalia menghadapi ancaman kematian. Seluruh dunia harus bertindak untuk mengakhiri krisis," kata Guterres.
"Kita perlu membantu mengatasi krisis kekeringan, perubahan iklim, serta penyakit menular, semua mimpi buruk ini," ucap Guterres melanjutkan.
Selain gagal panen, selama 25 tahun Somalia dilanda perang saudara. Kini, negara itu juga menghadapi ancaman kelompok teroris Al Shabab yang berafiliasi dengan ISIS.
Guterres tidak sendiri. Suara politik terdengar dari para aktivis kemanusiaan di seluruh dunia.
