Iskandar menegaskan bahwa narasi pemisahan dari Bombana adalah persepsi keliru yang tidak mencerminkan semangat perjuangan pemekaran. Ia mengatakan, tujuan utama pemekaran adalah untuk mendekatkan layanan publik serta pemerataan pembangunan di wilayah Kabaena.

“Bukan soal ingin lebih hebat dari Bombana atau ingin keluar dari Bombana. Ini soal memastikan rakyat Kabaena punya akses yang setara terhadap kemajuan dan kesejahteraan,” tegasnya.

Iskandar juga mengingatkan agar isu pemekaran Kabaena tidak dijadikan polemik politik. Ia mengajak seluruh pihak melihat wacana tersebut sebagai bagian dari program pembangunan nasional yang bersifat konstruktif dan inklusif.

“Kita ingin memanfaatkan peluang yang ada. Jika syarat-syarat yang ditetapkan pemerintah terpenuhi, kita siap melangkah. Tapi kalau belum, kita tetap setia membangun Bombana,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa pembentukan panitia khusus akan dilakukan dalam waktu dekat untuk mengawal seluruh tahapan pemekaran secara administratif. Langkah ini diambil agar proses berjalan sesuai ketentuan pemerintah pusat dan tidak melewati tenggat waktu.