"Ini tidak benar, server tidak berada di tempat, kalau tidak ada sampai besok, saya akan laporkan polisi," tegasnya.

Pegawai ULP yang ada di kantor saat itu mengaku bahwa mereka tidak tahu menahu soal keberadaan server, sebab mereka masih CPNS yang baru masuk kantor.

Sementara Kepala Bagian Layanan Pengadaan Muna Barat, Ahmad Sabir ketika dikonfirmasi mengaku bahwa server sedang mengalami kerusakan sejak akhir Mei tahun 2022, dan saat ini server itu berada di Jakarta dalam masa perbaikan.

"Akhir Mei lalu jebol, ini kerusakan kedua kalinya. Awalnya kerusakan pada bulan April, saat ini lagi di Jakarta dan sedang diperbaiki," tuturnya.

Baca Juga: Server ULP Disembunyikan, Pj Bupati Muna Barat Duga Ada Permainan dalam Proses Tender