KENDARI, TELISIK.ID - PDAM Tirta Anoa Kendari akan mengoptimalkan aliran air di sejumlah kawasan dataran tinggi. Diketahui, selama ini aliran bagi pelanggan yang tinggal di dataran tinggi, tidak maksimal.

Selain itu, pelanggan juga mengeluhkan air yang seringkali tidak mengalir atau mengalir tapi tidak menentu waktunya. Menanggapi hal itu, pihak PDAM berjanji akan memberikan pelayanan secepat mungkin kepada masyarakat. Jika biasanya mengalir lima hari sekali, akan diupayakan mengalir sekali sehari.

Di beberapa wilayah ketinggian, aliran air terpengaruh grafitasi bumi. Jika pelanggan di dataran rendah membuka keran air, maka tekanan aliran air akan berkurang, menyebabkan tekanan aliran air ke atas tidak optimal.

“Sejauh ini masih mencari pola untuk pengaliran yang tepat, supaya diubah lagi. Perubahan jadwal satu hari ini kita ubah jadi dua hari sekali, artinya wilayah tersebut dikasih durasi yang sama," kata Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Zainuddin  Kamis (13/6/2024).

Terkait daerah yang berada di dataran tinggi seperti Alolama, Wawombalata, Lalodati dan Labibia, menurut Zainuddin, sumber airnya berasal dari Matabondu. Kebetulan mesin pompa air 50 liter per detik sedang mengalami rusak mesin selama satu tahun terakhir ini.