KENDARI, TELISIK.ID - Warga Sulawesi Tenggara (Sultra) diminta waspada. Kabut asap diprediksi masih akan menyelimuti sejumlah wilayah mulai Selasa hingga Kamis (27-29/10/2026).

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, Heri Purnomo, menjelaskan kabut asap ini terbentuk dari dua sumber sekaligus.

"Berdasarkan hasil pengamatan satelit Himawari 9 pada Senin 26 Oktober 2026, teramati adanya kabut asap di wilayah Sultra dan sekitarnya. Tebal asap diperkirakan menyebabkan jarak pandang kurang dari 5 kilometer," ujar Heri saat dihubungi, Senin (26/10/2026).

Dia menambahkan, kabut asap ini merupakan gabungan antara asap dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sultra sendiri, serta asap yang terbawa dari wilayah lain yakni Papua Selatan dan Maluku.

Heri juga menyampaikan hasil pemantauan titik panas di wilayah Sultra.