WAKATOBI, TELISIK.ID - Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dalam tiga hari terakhir. Fenomena ini telah dirasakan masyarakat sejak 7 Oktober 2026 dan diperkirakan masih akan berulang selama dua hingga tiga hari ke depan.

Berdasarkan pantauan citra satelit Himawari-9, sebaran asap yang terpantau di wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Wakatobi, tidak hanya berasal dari kebakaran di wilayah setempat, tetapi juga dari luar Sulawesi Tenggara, yakni Papua Selatan, Maluku, dan Kalimantan.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menjelaskan bahwa jarak pandang di Wakatobi tercatat kurang dari 5 kilometer pada dini hari hingga pagi hari. Kondisi tersebut berangsur membaik pada siang hingga sore hari.

“Jarak pandangnya kurang dari 5 km pada dini hari dan pagi hari dan berangsur membaik pada siang dan sore hari,” jelasnya, Jumat (9/10/2026).

Meski demikian, pola sebaran asap tersebut diperkirakan kembali berulang selama dua hingga tiga hari ke depan. Kondisi ini membuat masyarakat perlu tetap waspada terhadap dampak kabut asap, terutama pada waktu pagi hari.