“Pola ini diperkirakan akan berulang untuk 2-3 hari ke depan”. sambung Faizal.

Meski kabut asap menyelimuti Wakatobi, masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Seorang warga Wakatobi, Hasra, mengatakan sebagian masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas, terutama ketika bepergian.

“Ada yang pakai masker. Saya pakai sih, tapi hanya ke bagian bawah saja, kalau di sini tidak ji,” ujar Hasra.

BMKG Sulawesi Tenggara mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, serta menutup jendela ketika asap terasa pekat.

Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan, disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Sementara itu, pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan diminta mewaspadai penurunan jarak pandang.