Sejumlah relawan pasangan capres-cawapres nomor urut 3 yang mengendarai sepeda motor knalpot brong itu, menurut Wiweko, melintas di depan Markas TNI AD secara berulang. Setelah itu, beberapa oknum anggota TNI keluar asrama dan menuju jalan di depan asrama untuk mencari sumber knalpot brong pengendara sepeda motor.
“Mereka keluar untuk mengingatkan kepada pengendara dengan cara menghentikan serta membubarkan hingga terjadilah penganiayaan terhadap pengendara sepeda motor knalpot brong tersebut,” kata Wiweko.
Usai penganiayaan itu, Wiweko menyebut beberapa korban yang mengalami luka kemudian dibawa ke RSUD Pandanarang, Boyolali. (A)
Reporter: Mustaqim
Editor: Fitrah Nugraha
