"Mudah-mudahan bisa segera pulang. Ini sudah ditungguin istri dan anak-anak di rumah," katanya.
Ditanya Solopos.com (jaringan Suara.com), ada atau tidak penjagaan terhadap dirinya mengingat dekatnya lokasi rumah sakit dengan lokasi pengeroyokan, kader PDIP Solo itu menjawab tidak ada.
"Mereka nggak ada yang berani sama saya. Yang berani mukul hanya satu orang yang nggak tahu siapa saya. Padahal di situ ada 50 orang," tandasnya.
Baca juga: 15 Tersangka Narkotika Ditangkap, Duanya Ditembak Mati
Kuasa Hukum Agung, TH Wahyu Winarto, mengungkapkan, pihaknya telah melayangkan laporan ke Polresta Solo, Minggu (19/7/2020) pukul 23.30 WIB hingga selesai pukul 02.00 WIB.
