Nasir juga mengaku dirinya sudah masuk data base sebagai penyuluh agama sejak tahun 2015. Saat pengumuman hasil tes PPPK, ia dinyatakan lulus. Tapi ia lalu memutuskan untuk tetap sebagai kades.
"Saya memilih kades untuk mengabdi pada masyarakat," ujarnya.
Tanpa mengenyampingkan PPPK, Nasir mengaku nyaman dengan posisinya sebagai kades. Sebab, ia bisa lebih dekat dan membantu langsung masyarakat.
"Saya tetap memilih jalur politik, untuk persiapan menuju caleg di DPRD Muna," tegasnya. (C)
