KENDARI, TELISIK.ID - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara memastikan manajemen perusahaan swasta tidak melakukan pemotongan gaji karyawan usai mengikuti program vaksinasi gotong royong.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Jaffray Bittikaka, guna menjawab kekhawatiran sejumlah karyawan akan adanya pengurangan upah karena pengadaan vaksin COVID-19.
“Perusahaan tidak boleh melakukan pemotongan gaji karyawan yang telah maupun yang akan melakukan vaksinasi,” imbaunya.
Menurut Jaffray, Setiap karyawan akan mendapatkan dua kali suntikan dosis vaksin COVID-19. Setiap satu kali suntikan dibebankan sebesar Rp 500.000. Jumlah itu terbagi atas Rp 375.000 satu dosis vaksin dan satu kali penyuntikan senilai Rp 125.000.
Baca juga: Datangi DPRD, Aliansi Mahasiswa Bersuara Serukan Solusi Palestina Jihad dan Khilafah
