Untuk itu ia meminta kepada pemerintah harus berani ambil langkah cepat, membuat terobosan bagaimana UMKM yang belum bankable ini bisa tercover agar mereka bisa diselamatkan
Baca juga: Neraca Perdagangan Indonesia pada Agustus Alami Surplus USD 2,3 Miliar
"Karena sesungguhnya bisnis mereka ini juga memiliki prospek yang bagus, feasible, produktif dan berkualitas tetapi belum bankable," ungkapnya.
Menurut Jaffray, saat ini perlu ada penyempurnaan sistem agar tidak kaku sehingga dapat mempercepat penyaluran stimulus. Kalau kaku, penyerapannya jadi sangat rendah, tentunya dengan tetap menjunjung asas keterbukaan.
"Harapan kita semester pertama 2021 UMKM di Sultra sudah bisa kembali normal menggerakkan perputaran ekonomi," harapnya.
