"Saya sebagai pejabat baru, berdasarkan informasi teman-teman di sekolah ini, ternyata ada beberapa aset sekolah yang dikuasai kepala sekolah sebelumnya, Aslan, tanpa diketahui dibawa keluar dari sekolah ini," ujarnya, Jumat (26/5/2023).

Baca Juga: Dinas Dikbud Sulawesi Tenggara Gelar Pameran Kreatifitas Siswa Tingkat SLB

Laporan itu disampaikan Ishak Paway. Ia menjelaskan, sesuai daftar rincian tertulis, aset yang dibawa pergi eks kepsek SMAN 9 Kendari itu di antaranya empat buah laptop berbagai merek, satu buah alat pengisap debu (vakum cleaner), termasuk printer dan camera digital dengan total sekitar Rp 70 juta.

Ishak Paway (tengah berkaca mata) mendapat informasi kehilangan aset sekolah dari para guru dan staf saat hari pertama masuk menjabat kepala sekolah. Foto: Ist.

 

"Aset yang dikuasai saudara Aslan itu seluruhnya hasil pembelian dari dana BOS. Ada beberapa yang kami tidak tulis karena nilainya kecil. Tapi Kami minta kepada Pak Aslan agar memiliki itikad baik untuk segera mengembalikan aset-aset tersebut karena itu harus dipertanggungjawabkan," bebernya.