KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan Yusmin, berkomitmen untuk melakukan terobosan baru dalam memajukan pendidikan di Bumi Anoa.
Menurut Yusmin, fokusnya bukan hanya pada pembangunan fisik, melainkan pada perubahan pola pikir. Tujuan utamanya adalah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, menumbuhkan semangat membaca dan menulis dengan menghasilkan duta-duta baca dan menulis, serta individu-individu berprestasi yang dikenal hingga tingkat nasional.
Dalam visinya, Yusmin berkomitmen untuk merubah paradigma dan menciptakan lingkungan yang mendorong perkembangan potensi manusia ke arah yang lebih baik.
“Selain itu, membuat inovasi baru agar dunia pendidikan Sultra dilirik secara nasional dan global,” ujar Yusmin kepada awak media, Kamis (16/2/2023).
Dalam menjalankan inisiatif ke depan, upaya untuk mengurangi birokrasi panjang menjadi fokus utama. Salah satu langkah yang diambil adalah menghilangkan keharusan datang langsung untuk melaporkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
