Pihaknya sudah berusaha mencari tahu keberadaan mobil tersebut. Sayangnya, sampai saat ini belum ditemukan, karena bisa jadi mobil tersebut platnya telah diganti.

"Kita sudah berupaya mencari, tapi tidak pernah ketemu," ujarnya.

Mantan Kabag Humas itu berharap mobil tersebut dikembalikan. Karena, biar bagaimana pun, mobil itu tercatat sebagai aset instansinya.

Apalagi, mobil itu sangat dibutuhkan para staf sebagai penunjang operasional.

"Selama ini staf gunakan kendaraan pribadi. Kalau ada yang mau diangkut, terpaksa menyewa mobil pick up," terangnya.