Mengingat tingginya kejahatan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Tanah Air di satu di sisi, dan padahal di lain sisi terdapat potensi kepedulian masyarakat yang layak dibangkitkan, maka langkah yang ditempuh Polda Banten, sangat mungkin oleh Polri dikembangkan menjadi program bagi setiap Polda di Tanah Air. Mungkin ini akan menjadi hadiah terindah bagi masyarakat dari Polri yang merayakan Hari Bhayangkara ke-75 pada Kamis, 1 Juli 2021 ini.
Catatan yang patut menjadi perhatian bahwa, sinergi peran agama dan keagamaan, kearifan lokal termasuk adat dan budaya kesetempatan, serta terpenuhinya porsi asuh dari para orangtua, akan membuat anak peka terhadap potensi kekerasan yang mengancam keselamatan mereka.
Di situlah ajaran-ajaran moral dan keadaban, disertai kearifan, keteladan nyata dari orangtua dan pola asuh penuh kasih-sayang, akan membuat kokoh anak baik secara mental maupun spiritual. Bila yang terjadi sebaliknya, dapat diduga upaya semaksimal apa pun, cuma akan bicara Polri dengan tindakan represifnya. Cegah dini atau pencegahan makin menjauh! (*)
