Hal ini diungkapkan oleh Ottang, salah seorang warga Kelurahan Kemaraya. Dia mengatakan, sejak ia memiliki usaha kafe lesehan, sangat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangganya.

"Saya dulu kerja jadi tukang ojek. Alhamdulillah Pak sejak saya beralih bikin kafe lesehan, kebutuhan di rumah saya sangat terbantu," tutur Ottang.

Dia buka kafenya mulai pukul 17.00 sore sampai pukul 00.00 malam, dengan penghasilan Rp 600.000 hingga Rp 700.000 per hari. Tapi kalau malam Minggu, omzetnya bisa dua kali lipat.  

"Masih banyak warga yang ingin membuat kafe lesehan tapi tempat sudah tidak ada Pak," tambahnya. (A)

Reporter: Thamrin Dalby