Sebelum penggilingan ini ada, di Tomia, penduduk setempat mengenal empat cara menanak jagung.
Baca Juga : Ekonomi Lokal
Pertama dinamakan kambose, yakni ditanak dengan air hingga masak. Di masak gelondongan.
Kedua, kapusu, yakni biji jagung dimasak dalam larutan kapur sirih.Setengan matang, nampak kulit arinya mengelupas, kemudian diangkat. Dibuang air kapur, lantas jagung dicuci-bilas dengan air bersih. Selanjutnya ditanak ulang hingga matang.
Masak kapusu menarik karena biji jagung bersih, kulit arinya terkupas. Kuliner ini akan lebih menggiurkan ketika dimasak campur kacang merah.
