Para wanita di desa-desa yang ada di Mawasangka menenun di bawah rumah mereka. Foto: Repro Pariwisataindonesia.id

 

Dilansir dari Pariwisataindonesia.id, tidak ada yang tahu pasti kapan dan siapa yang pertama kali membuat Kamohu. Tapi menurut cerita, konon Kamohu berawal dari kisah seorang wanita kaya raya yang memiliki alat tenun pertama dan satu-satunya di daerah Buton.

Pada satu ketika, ada pihak yang ingin mencuri alat tenun tersebut, sehingga sang wanita kabur sambil membawa alat tenunnya dan bersembunyi di salah satu gua yang ada di Desa Gumanano, Kecamatan Mawasangka.

Baca Juga: Pantai Membuku Buton Utara Keindahan Serupa Kuta Bali tanpa Biaya Mahal

Meski setelah sekian lama kabur, keberadaan wanita tersebut tidak diketahui. Akhirnya masyarakat pun mencoba meniru alat tenun yang dimiliki dan mulai menenun kain yang disebut kemudian Kamohu.