Owner dari galeri Sultra Tenun, Wa Ode Arnas Gusri mengatakan, kain tenun khas Sulawesi Tenggara merupakan warisan budaya atau kearifan lokal wastra nusantara yang harus dilestarikan.

"Saya mendirikan galeri Sultra Tenun ini untuk meningkatkan perekonomian kaum perempuan desa yang berprofesi sebagai pengrajin tenun, dan tentunya untuk mempromosikan kain tenun Sulawesi Tenggara di tingkat lokal, nasional hingga internasional," ujar Arnas, Rabu (25/1/2023).

Dia menambahkan, pemerintah daerah melalui instansi terkait, harusnya terus melakukan pendampingan bagi UMKM agar dapat maju dan berkembang dengan kemudahan akses informasi yang berkaitan dengan perijinan, pemasaran, pengelolaan keuangan, permodalan dan pelayanan kepada pelanggan.

Baca Juga: Didesain dengan Kearifan Lokal, RSUD Koltim Segera Dibangun

"Saya juga berharap UMKM Sulawesi Tenggara semakin maju dan berkembang menghasilkan produk unggulan daerah yang berkualitas, sehingga dapat menjadi penggerak ekonomi daerah," ujarnya.