“Pemasaran media sosial atau Social Media Marketing (SEM) juga harus dikonsep dengan baik. Karena karakter yang berbeda, pemasaran melalui media sosial biasanya dilakukan dengan membuat konten-konten yang menarik dan lebih soft selling,” ungkapnya.
Selanjutnya dengan memanfaatkan peran influencer. Biasanya, dalam pemasaran, peran influencer terbilang besar. Jumlah followernya juga banyak. Dengan pengaruh seperti itu, pemasaran dengan influencer seakan sudah menjadi hal yang biasa. Nah, mengingat pengaruh influencer yang besar, sebaiknya berhati-hati dalam menentukan siapa yang akan diajak kerja sama. Setidaknya, pilihlah influencer yang “nyambung” dengan produk.
”Lakukan riset mendalam untuk menemukan influencer yang tepat. Karena influencer bergerak di ranah media sosial, sebaiknya hindari pemasaran yang hard selling. Buatlah konsep yang natural namun tetap bisa membuat orang merasa penasaran,” terangnya.
Ada pula untuk menarik perhatian orang dengan melakukan giveaway. Namun, karena giveaway juga bagian dari pemasaran, pastikan jangan hanya sekedar memberi barang secara cuma-cuma. Buatlah konsep giveaway yang bisa membantu memasarkan produk.
Baca Juga: 220 ASN Muna Pensiun Tahun Ini, Termasuk Eselon II
