"Saya datang untuk semua, bukan untuk satu suku, agama atau yang lain. Makanya saya bekerja orientasinya bukan untuk pribadi tapi untuk orang banyak," ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Kemenag Provinsi Maluku ini punya cara tersendiri untuk menjadi ASN di lingkup Kemenag Sultra bisa jadi teladan, yakni dengan memberantas pungutan liar (Pungli), persekongkolan, radikalisme dan perselingkuhan bagi ASN yang sudah berkeluarga.

Baca juga: Masyarakat Umum Segera Divaksin, Dewan Minta Percaya MUI dan BPOM

"Kalau ada yang coba main-main, saya akan investigasi, khususnya perbuatan yang masuk dalam pungli, persekongkolan, radikalisme dan perselingkuhan. Jadi seperti itu yang kita bangun," imbuhnya.

Hal tersebut dilakukan untuk membentuk sumber daya manusia yang membawa kebaikan, baik di lingkup kerja, daerah maupun bangsa.