Ketika memasuki area peresmian Perpustakaan Modern, Gubernur Ali Mazi dan Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, disambut dengan Tari Mangaru khas Buton. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tenggara, Nur Saleh.

Momen penting terjadi saat Ali Mazi melakukan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, mengesahkan peresmian Perpustakaan Modern Bertaraf Internasional tersebut.

Baca Juga: Pelayanan Berbasis HAM, Kakanwil Kemenkumham Teken MoU Bersama SLB BF Mandara Kendari

Ali Mazi dalam sambutannya berbagi cerita mengenai inspirasinya dalam membangun perpustakaan ini. Pengalamannya di Boston University dan Harvard University di Amerika Serikat, membuatnya terinspirasi untuk membawa konsep serupa di Sulawesi Tenggara, karena percaya bahwa literasi adalah fondasi kemajuan bangsa.

Ali Mazi juga menekankan bahwa meskipun pembangunan perpustakaan tidak memberikan keuntungan finansial instan, itu adalah investasi jangka panjang bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Gedung perpustakaan ini memiliki dampak yang luas dalam berbagai aspek, termasuk sosial, pendidikan, budaya, dan ekonomi.