Hal itu terjadi setelah tahap produksi di pabrik atau tempat pengolahan lainnya dan melibatkan tahapan pemrosesan, pengemasan, distribusi, serta penjualan produk. Dalam istilah yang lebih mudah dipahami, hilirisasi dapat diartikan sebagai proses pengolahan produk hingga siap untuk dijual kepada konsumen akhir.

"Hilirisasi menjadi hal yang sangat penting karena dapat meningkatkan nilai tambah produk dan memberikan peluang pasar yang lebih luas. Dengan mengolah produk hingga menjadi lebih bernilai, harga jual produk dapat ditingkatkan dan memberikan keuntungan yang lebih besar," bebernya.

Harapannya, setelah kegiatan itu nantinya akan terbit regulasi yang tidak memperbolehkan lagi menjual (ekspor) komoditi perkebunan dalam bentuk mentah, melainkan dalam bentuk olahan atau setengah jadi.

"Nanti arahnya ke sana, ini baru launching dan kita patut bersyukur dan bangga karena Kementrian Pertanian memberikan kepercayaan kepada Kabupaten kolaka Utara untuk produk olahan kakao. Se-Indonesia hanya Kolaka Utara yang terpilih untuk ikut launching," tukasnya.

Rencananya, Disbunnak Kolaka Utara bersama Kakao Kolut Madani akan membawa lima sampai enam varian produk olahan pabrik kakao center, untuk ditampilkan dalam kegiatan launching hilirisasi komoditi kakao.