KENDARI, TELISIK.ID - Kisah hidup kakek bernama Daeng Tojeng (70), bisa jadi pelajaran yang sangat berharga, bahwa hidup itu tidak mudah. Sehari-hari ia membanting tulang mencari nafkah, sebagai kuli bangunan sekaligus mengojek.
Setiap hari ia mangkal di area Kambu Kota Kendari menunggu penumpang. Namun kata Daeng Tojeng, penghasilan sebagai tukang ojek tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari beserta anak istrinya.
Olehnya itu, ia selalu mencari pekerjaan tambahan sebagai buruh bangunan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.
Setiap pagi ia berangkat dari rumah untuk mangkal di pangkalan ojek. Untuk mengusir jenuh, Daeng Tojeng duduk sambil merokok menunggu penumpang.
"Kalau mengojek saja, tidak bisa kita harap karena tidak cukup, hanya dapat pembeli rokok. Jadi saya cari-cari bangunan yang mau dikerja," kata Daeng Tojeng.
