Kakek memiliki tekad kuat, ia memilih menjadi seorang pemulung ketimbang menjadi pengemis. Walaupun penghasilan yang diperoleh dari mulung hanya sedikit, bahkan tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Kakek Kuba setiap harinya mencari rezeki dengan cara memulung, hasil dari barang bekas yang dikumpulkan selama 1 bulan akan dijual dengan harga Rp 30.000 setiap kali menjual.

“Saya lebih memilih menjadi pemulung ketimbang menjadi pengemis di jalan, meminta-minta di rumah orang, hanya membuat malu keluarga. Asalkan pekerjaan yang kita kerja halal,” ucapnya.

Kakek Kuba berkerja sebagai pemulung sudah selama 6 tahun. Iya memulung dari pukul 08.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita.

Ia selalu menyusuri jalan sekitaran Anduonohu, Kecamatan Kambu. Kakek akan pulang ketika ia merasa sangat kelelahan dan sudah cukup barang yang ia peroleh.