Bagi Deby, La Lifou bukan sekadar penjual jagung rebus, tetapi sosok yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di sekitar kampus.
“Setiap pagi dan siang, saya selalu mendengar suara kakek itu. Dia sudah begitu lama berjualan, dan kasihan melihatnya karena sudah tua juga jadi dia jalan itu pelan-pelan,” ujar Deby. (B)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
