"Hari ini saya hanya dapat Rp 20 ribu saja, kalau kemarin hanya Rp 17 ribu. Paling banyak Rp 25 ribu saya dapat," kata sang kakek, mengawali perbincangan kami di area Pasar Sentral Kota Kendari, Senin (14/12/2020).

Keriput di wajahnya, rambut yang sudah dipenuhi uban dan tidak setegap dulu lagi saat berdiri menunjukkan ia adalah pekerja keras.

Ia mengaku, sejak pukul 5 pagi saat fajar menyingsing dirinya sudah ke luar rumah untuk mencari rezeki di area pelelangan ikan dan ketika matahari mulai terbenam ia pulang ke rumah, itu ia lakoni setiap hari tanpa absen.

Selain pendapatan yang pas-pasan, ternyata becak yang ia bawa bukan miliknya, melainkan dia sewa dari orang lain dengan membayar setoran.

"Becak ini bukan saya punya tapi saya sewa, dua hari saya bayar Rp 15 ribu," katanya dengan sedikit senyum.