"Posisi saya bukan untuk mengkampanyekan pak Rusman, tapi sebenarnya sudah itulah bila ingin ada perubahan, harus dua periode," ungkap mantan anggota DPRD Muna itu.
Dimana-mana, lanjut dia, petahana sulit dikalahkan. Karena, petahana memiliki segala-segalanya. Tetapi, semua tergantung garis tangan. Nah, melihat konstelasi politik yang ada tanpa mengucilkan Balon lain, Ketua DPC PDIP Muna Barat (Mubar) itu menjelaskan, bila benar-benar ingin memajukan Muna, Rusman harus bersatu bersama mantan Bupati Muna, Dokter LM Baharuddin. Apalagi, selama menjabat, Rusman telah menyempurnakan bangunan yang ditingalkan Dokter. Sebut saja Rumah Sakit (RS) dan pasar Laino yang dalam proses pengerjaan.
Keduanya, tambah dia punya basis masa yang besar. Toh, bila mereka berpasangan, Pilkada akan berjalan lancar. Biaya Pilkada yang keluarpun sedikit. Tergantung siapa yang calon bupati dan wakil.
"Karena Pak Rusman saat ini menjabat sebagai bupati, Pak Dokter kiranya mau jadi wakil. Tapi itu tergantung yang bersangkutan mau atau tidak. Itu semua hanya gambaran kalau punya niat untuk membangun dan memajukan Muna," pungkas adik ipar Dokter itu.
Reporter: Naryo
Editor: Sumarlin
