KENDARI, TELISIK.ID - Kalojo-lojo merupakan permainan tradisional masyarakat Kepulauan Buton, Sulawesi Tenggara, yang masih dimainkan anak-anak Desa Lapandewa Kaindea, Buton Selatan, menggunakan tempurung kelapa dan bambu.
Permainan ini dikenal secara turun-temurun dan masih menjadi bagian dari aktivitas anak-anak di lingkungan kampung. Kalojo-lojo dimainkan secara berkelompok dengan mengandalkan ketangkasan serta ketepatan dalam mengarahkan pukulan.
Di Desa Lapandewa Kaindea, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan, permainan tersebut menggunakan dua perlengkapan utama, yakni lojo yang dibuat dari tempurung kelapa dan kasuka berupa potongan bambu sebagai alat pemukul.
Salah seorang warga setempat, Nia (47), mengatakan Kalojo-lojo sudah dikenal sejak dirinya masih kecil. Permainan tersebut diwariskan melalui kebiasaan anak-anak bermain bersama di lingkungan tempat tinggal.
“Dari saya masih kecil memang sudah ada permainan ini. Dulu kami sering main sama teman-teman. Orang tua kami juga sudah mengenalnya sejak mereka kecil. Jadi, permainan ini memang sudah turun-temurun dari dulu,” ujar Nia kepada telisik.id, Senin (2/11/2026).
