Baca juga: Panitia Pemilihan Wabup Busel Resmi Terbentuk

Dia mengatakan, bersama KAMMI Kota Medan juga menuntut pemerintah agar fokus penanganan COVID-19. Selain itu, juga pihaknya dengan tegas menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dianggap tidak berpihak kepada buruh.

"Kami sampaikan tuntutan ini agar Pemerintah fokus menangani masalah COVID-19. UU Omnibus Law yang merugikan para buruh harus juga ditolak. Pemerintah pusat harus juga menerbitkan UU Perppu tentang menolak UU Ciptaker tersebut," tuturnya.

Aksi demo massa KAMMI tersebut diterima langsung oleh anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PKB, Zeira Salim Rintonga. Dia mengatakan, pihaknya sendiri tetap menampung aspirasi masyarakat, mahasiswa, buruh dan pelajar yang mengkritik kinerja pemerintahan.

"Kami tetap kawal aspirasi teman-teman kepada Jokowi, DPR RI dan Gubsu, Edy Rahmayadi. Aspirasinya tetap kami sampaikan kepada yang bersangkutan," katanya. (B)