"Daripada ngerumpi sinetron di rumah, sekarang ibu-ibu ngrumpinya pindah ke lahan sayuran untuk ngobrol soal sayuran," ucap Winaryati, warga Bausasran.
Baca juga: Terapkan Protokol COVID-19, Tamu Hotel dan Restoran di Kendari Mulai Ramai
Setiap hari anggota dijadwal untuk menyiram sayuran tiap pagi dan sore. Seminggu sekali kerja bakti merawat sayuran.
Selain kampung Bausasran, juga ada wilayah lainnya seperti Wirogunan, Semaki dan Karangwaru.
Mereka memanfaatkan sebidang tanah yang awalnya tidak digunakan, menjadi lahan pertanian sayuran di tengah-tengah perkotaan.
