"Ini adalah respon masyarakat saat masa pandemi COVID-19 seperti saat ini," kata Heroe Poerwadi, Sabtu (6/6/2020).
Bagi Heroe, gotong-royong masyarakat ini merupakan bentuk gerakan gandeng gendong. Ke depan, pihaknya akan mengintegrasikan beberapa program seperti kampung sayur, bank sampah, dan e-waroeng.
Selain itu juga akan diintegrasikan dengan program Rumah Pangan Kita (RPK). "Sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi oleh hasil panen di sekitarnya," jelasnya.
Baca juga: Sempat Ditutup karena COVID-19, Malioboro Siap Terima Kunjungan Wisatawan
Selain itu, gerakan ini merupakan gerakan dari Yogyakarta untuk Yogyakarta. Kegiatan seperti relawan hijau dan nglarisi tanggane, juga akan dijalankan dan menjadi bentuk tahapan kebangkitan masyarakat Kota Yogyakarta.
