Waryono menegaskan, penting pelaksanaan zakat secara teratur dan kolektif, serta mengajak masyarakat untuk berzakat melalui lembaga resmi agar dampaknya lebih luas.
“Partisipasi kita sangat penting. Mari kita bergotong royong dalam pelaksanaan zakat,” imbaunya.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sultra, H. Muhamad Saleh, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk solidaritas antara BAZNAS dan Kemenag untuk meningkatkan kesejahteraan umat, dengan target 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
“Program ini memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan untuk memperoleh hak dasarnya dan meningkatkan harkat dan martabat umat,” jelas Saleh.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Kendari Melonjak hingga Rp 70 Ribu/kg Akibat Kemarau
