Kampung Zakat diharapkan dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk berzakat, serta mengatasi permasalahan terkait bidang dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Marni, menjelaskan bahwa lokasi program ditentukan setelah melakukan pendataan terhadap warga dengan pendapatan di bawah rata-rata, termasuk di daerah Abeli Dalam.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga, seperti Dinas Kesehatan dan BKKBN, untuk memastikan kesejahteraan ekonomi dan kesehatan masyarakat.

“Dengan melibatkan semua stakeholder, kami berharap dapat memberdayakan masyarakat. Jika kita membantu mereka hari ini, di masa depan mereka diharapkan dapat membantu orang lain di sekitar mereka,” jelas Marni. (A)

Penulis: Siti Nabila