Kondisi ekonomi keluarga Wa Ani sangat memprihatinkan. Suaminya, La Toni, mengungkapkan kekhawatirannya dan meminta bantuan Mardiyanto. “Bantu saya, Pak. Saya takut ke rumah sakit karena tidak punya uang untuk biaya rumah sakit dan transportasi,” pinta La Toni.

La Toni juga menjelaskan bahwa Puskesmas Lawele merekomendasikan agar istri dan anaknya dibawa ke dua rumah sakit yang berbeda. Namun, ia diminta membayar uang transportasi yang dirasakannya sangat sulit untuk dipenuhinya.

“Saya diminta 300 ribu untuk transportasi ke RS Faga dan 800 ribu untuk membawa anak saya ke RSUD Pasarwajo. Saya tidak punya uang,” keluhnya.

Akhirnya, Wa Ani dan bayinya dirujuk ke rumah sakit yang berbeda dengan menggunakan mobil ambulans dari Puskesmas Lawele.

“Ibu (Wa Ani, red) dibawa ke RS Faga dan bayi ke RSUD Pasarwajo. Biaya transportasi ke RS Faga ditanggung 300 ribu, sedangkan biaya transportasi bayi ditanggung oleh Kepala Desa Lawele,” jelas Mardiyanto.