Meski bertenaga, kapal feri listrik ini dari spesifikasinya dapat berlayar hingga kecepatan maksimum 25 knot untuk jangkauan pelayaran 100 nautical mile seperti dikutip dari Kabarpenumpang.com.
Buquebus, adalah operator kapal pesiar di Amerika Selatan, dan rencananya akan menjadi operator kapal feri listrik ini untuk mengangkut penumpang antara Argentina dan Uraguay.
Baca Juga: Jet Tempur F-22 AS Tembak Jatuh Benda Misterius di Langit Alaska
Kapal awalnya dimaksudkan untuk ditenagai oleh LNG, tetapi setelah dilakukan evaluasi, baik Incat dan Buquebus setuju bahwa yang terbaik bagi lingkungan dan aspek keselamatan adalah penggunaan listrik tanpa emisi.
Organisasi Maritim Internasional berkomitmen untuk mengurangi emisi CO2 untuk kapal baru yang dibangun mulai tahun 2025 sebesar 30 persen sambil menurunkan rata-rata emisi seluruh armada sebesar 40 persen pada tahun 2030.
